Sumatera Barat

Jumat, 25 Januari 2019 - 18:04 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Syaikh  Dr. Iyad Mahmoud saat  ceramah di depan anggota Wirid Yasin dan pegawai Pemda Pasbar, Jum'at sore (25/1).

Syaikh  Dr. Iyad Mahmoud saat  ceramah di depan anggota Wirid Yasin dan pegawai Pemda Pasbar, Jum'at sore (25/1).

Syaik Dr. Iyad Mahmoud Ceramah, Pasbar : Penindasan di Palestina Cepat Selesai

Pasaman Barat, – Kabupaten Pasaman Barat menerima kedatangan dari Syaikh Dr. Iyad Mahmoud. Pesona Al-Qur’an dari Negeri Gaza Palestina itu menceritakan bagaimana suasana di Gaza Palestina di depan anggota Wirid Yasin dan pegawai Pemda Pasbar, Jum’at sore (25/1).

Syaikh Dr. Iyad Mahmoud membawakan ceramah agama dengan bahasa Arab yang diterjemahkan. Bagi masyarakat Palestina, muslim Indonesia sudah memiliki hubungan yang erat dengan Palestina sejak presiden RI pertama Soekarno hingga saat ini.

Bupati Syahiran yang membuka kegiatan tersebut berharap Negeri Gaza Palestina yang sedang berjuang mendapatkan haknya bisa terwujud. Masyarakat Pasbar tentunya mendoakan agar penindasan yang terjadi di Palestina cepat selesai.

Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat khususnya Staf Pemda bisa menambah tingkat keimanan. Pemda Pasbar telah  mendatangkan ustadz dari berbagai latar belakang.

“Kita sudah mendatangkan ustadz dari berbagai latar belakang, seperti Syeikh Ali Jaber, Ustadz Riza Muhammad dan Insya Allah Ustadz Abdul Somad pada 4 Maret mendatang,” kata Syahiran.

Namun, kali ini bagaimana sejarah Islam yang dilihat dan diceritakan nanti oleh Syaikh Dr. Iyad Mahmoud. Keutamaan umat Islam adalah mengagungkan Masjidil Haram dan Masjidil Al Aqsa.

Syaikh Dr. Iyad Mahmoud menceritakan sejarah Masjidil Haram dan Masjidil Aqsha. Bagaimana sejarah Islam ini tertulis dalam kitab suci Alquran. Banyak hadis Nabi Muhammad. SAW yang memperjelas bagaimana pentingnya Masjidil Haram dan Masjidil Al Aqsa.

Pada penutup kegiatan pesona Al-Qur’an dari Negeri Gaza tersebut panitia memberikan kesempatan kepada jemaah untuk membantu warga Gaza Palestina dengan sumbangan kemanusiaan.

Artikel ini telah dibaca 484 kali

Baca Lainnya
loading…