Sumatera Barat

Jumat, 4 Januari 2019 - 15:06 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Pintu masuk ruang kerja Kepala dan Sekretaris Dinas PUTR Pasaman, Jum'at (4/1/19).

Pintu masuk ruang kerja Kepala dan Sekretaris Dinas PUTR Pasaman, Jum'at (4/1/19).

Sulit Dikonfirmasi, Pejabat Tinggi Dinas PUTR Pasaman Seperti Main Bola

Pasaman, – Kepala dan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, sulit untuk dikonfirmasi oleh Wartawan, bagaikan main bola oper – operan, Jum’at (4/1/19).

Pasalnya, ketika Wartawan media ini, ingin konfirmasi terkait kegiatan dan permasalahan lainnya di Dinas PUTR Kabupaten Pasaman. Telah menunggu hingga 2,5 jam namun belum bisa konfirmasi dengan Kepala dan Sekretaris itu.

Ketika Wartawan ingin masuk keruangan Kepala Dinas untuk konfirmasi, Sespri-nya menyebutkan bahwa Kepala sedang rapat diruangan. Hingga Wartawan menunggu sampai selesai rapat.

Setelah selesai rapat, Kepala Dinas, Yasri Uripsyah, keluar ruangan, dan langsung dihampiri Wartawan untuk konfirmasi, namun ia tidak bisa.

“Sama Sekretaris saja, saya dipanggil bapak”, ucap Yasri Uripsyah, sembari menaiki mobil dinasnya.

Usai itu, dicoba akan masuk ruangan Sekretaris, Richi, untuk konfirmasi. Namun, seorang berseragam Satpol PP bagaikan penjaga kantor Dinas PUTR Pasaman, mengatakan, untuk mengisi buku tamu dahulu.

Namun, usai buku tamu diisi, dikatakannya, “tunggu dulu sebentar”, kata Satpol PP tersebut sambil berjalan menuju ruangan sekretaris itu.

Wartawan akhirnya menunggu sekitar 1 jam kemudian, hingga Sekretaris keluar dari ruangan.

Wartawan langsung menghampiri, Sekretaris, Richi, namun sayangnya, belum juga bisa dikonfirmasi.

“Ke Kadis saja nanti, mau sholat dulu”, ungkapnya.

Padahal sebelumnya, Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, yang diwakili Sekda, M. Saleh saat Sosialisasi Pelayanan Publik Tahun 2018 bersama Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Barat di Gedung Pertemuan Syamsiar Thaib, pada  Rabu (24/10/18) kemarin menyampaikan perbaikan pelayanan publik mutlak diperlukan agar pandangan buruk masyarakat kepada pemerintah dapat diperbaiki.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 81 kali

Baca Lainnya
loading…