Sumatera Barat

Senin, 10 Desember 2018 - 15:25 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Antrian pengguna ATM Bank Nagari, di depan Kantor Bank Nagari Lubuk Sikaping, Senin (10/12/18).

Antrian pengguna ATM Bank Nagari, di depan Kantor Bank Nagari Lubuk Sikaping, Senin (10/12/18).

Pengguna ATM Bank Nagari Lubuk Sikaping Mengeluh

Pasaman, –  Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Nagari Kantor Cabang Lubuk Sikaping di depan Kantor Bupati Pasaman rusak dan tidak berfungsi melayani kepentingan pengguna ATM.

ATM di depan Kantor Bupati Pasaman terlihat rusak, dari beberapa hari yang lalu.

Pasalnya, pengguna ATM yang berada diwilayah Kecamatan Lubuk Sikaping mengeluh karena di Lubuk Sikaping hanya 1 ATM yang berfungsi yaitu di depan Kantor Cabang Bank Nagari Lubuk Sikaping.

Dengan permasalahan itu, nasabah pengguna ATM didaerah itu harus menunggu antrian yang begitu lama, disebabkan banyaknya pengguna ATM yang akan melakukan transaksi.

“Saya sudah antrian selama 20 menit baru bisa melakukan transaksi melalui ATM Bank Nagari. Padahal saya menggunakan ATM ini berharap bisa dengan cepat melakukan transaksi. Tolong sampaikan kepada Kantor Bank Nagari kami berharap Mesin yang rusak segera diperbaiki”, sebut nasabah pengguna ATM, Sayid Af Gani, Senin (10/12/18).

Terpantau awak media, Senin (10/12/18) banyak pengguna pengguna ATM Bank Nagari yang melakukan transaksi juga menyampaikan keluhan yang sama.

Sementara, ketika awak media mencoba konfirmasi ke Kantor Bank Nagari Lubuk Sikaping, namun Direktur tak ada ditempat.

Salah satu Satpam, menyampaikan Direktur lagi keluar. “Bagaimana kalau besok saja”, kata Satpam, yang bernama Rico (dilihat dipapan namanya), (10/12/18).

Kemudian diminta untuk konfirmasi kepada Bagian Umum, namun setelah ditanyakan Satpam itu, Bagian Umum enggan dikonfirmasi, karena takut salah jawab.

Sampai berita ini diterbitkan, awak media belum ada menerima keterangan resmi dari Kantor Bank Nagari Lubuk Sikaping terkait permasalahan ini.

(Darlin/tim)

Artikel ini telah dibaca 172 kali

loading…


Baca Lainnya